Sistem Informasi Desa

Sistem Informasi Desa dan Kelurahan, Sistem Informasi Desa Berbasis Web, Pemasaran Potensi Desa, Cara Meningkatkan Ekonomi Desa Atau Kelurahan, Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Via Internet, Meningkatkan Ekonomi Desa Berbasis Web, Meningkatkan Ekonomi Desa Berbasis Pertanian, Meningkatkan Ekonomi Desa Bumdes, Meningkatkan Ekonomi Desa Digital, Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Wisata, Cara Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa, Jurnal Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa, Program Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Di Masa Pandemi Ini, Meningkatkan Ekonomi Desa UMKM

Hubungi Kami untuk SOLUSI MENINGKATKAN EKONOMI DESA dengan Sistem Informasi DESA :


Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Pemerintah Kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan pendapatan di tengah masyarakat, khususnya masyarakat pesisir menjadi fakta nyata dalam perkembangan pembangunan Indonesia. Selama bertahun-tahun perekonomian makro kelihatan bertumbuh namun di balik pertumbuhan itu tersembunyi persoalan sensitif yang dapat menimbulkan konflik horizontal dan vertikal di tengah bangsa.

Pemerintah Indonesia seharusnya berupaya mencapai tujuan pembangunan, yakni struktur masyarakat Indonesia yang sejahtera. Masyarakat sejahtera adalah masyarakat yang memiliki kualitas hidup yang baik, diukur antara lain dari pemerataan dan keterjangkauan pendidikan, pelayanan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan hidup baik primer maupun sekunder (Gumelar, 1998).

Paradoks Pembangunan

Sayangnya, para penyelenggara negara terlalu asyik terbuai oleh perubahan-perubahan fisik yang nampak serta dianggap sebagai keberhasilan pembangunan. Pemerintah menganggap pertumbuhan GNP sudah merepresentasikan kondisi perekonomian yang ada di tengah masyarakat.

Pemerintah memprioritaskan pembangunan investasi besar seperti pelabuhan, jalan, dan kawasan industri, namun kurang memberi porsi yang sepadan untuk pembangunan terhadap masyarakat menengah ke bawah. 

Padahal pertumbuhan ekonomi Indonesia juga harus selaras dengan ketersediaan kebutuhan pokok dan tambahan di dalam setiap keluarga Indonesia sehingga setiap penduduk dapat terpenuhi kebutuhan hidupnya.

Kebanyakan masyarakat pesisir Indonesia, terkhusus masyarakat nelayan ternyata masih belum mendapatkan nilai lebih dari potensi kekayaan sumber daya laut Indonesia. Masyarakat nelayan umumnya masih jauh dari sejahtera yang ditunjukkan dari pendidikan keluarga nelayan yang rendah dan tidak dapat memenuhi standar kesehatan maupun kebutuhan sehari-hari.

Menurut Mulyadi (2005) ada empat masalah pokok yang menjadi penyebab dari kemiskinan, yaitu kurangnya kesempatan (lack of opportunity), rendahnya kemampuan (low of capabilities), kurangnya jaminan (low level-security), dan keterbatasan hak-hak sosial, ekonomi, dan politik sehingga menyebabkan kerentanan (vulnerability), keterpurukan (voicelessness), dan ketidakberdayaan (powerlessness) dalam segala bidang.

Ketika pemerintah ingin menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, namun masyarakat pesisir, khususnya masyarakat nelayan justru hanya menjadi penonton saja. Produksi hasil laut yang diperoleh nelayan sangatlah minim jika dibandingkan potensi sumber daya laut yang berada di lingkungan sekitar nelayan tersebut. Kebijakan tegas yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam menindak ilegal fishing dan kejahatan laut lainnya ternyata belum cukup untuk mengembalikan citra Indonesia sebagai masyarakat bahari dan maritim.

Kebijakan ini seharusnya dilanjutkan upaya dari pemerintah untuk meningkatkan daya saing masyarakat pesisir, khususnya nelayan sehingga pengelolaan wilayah pesisir dan laut dapat dilakukan bersama-sama.

Mendongkrak Hidup Masyarakat Nelayan 

Paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan Presiden Jokowi baru-baru ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat nelayan. Namun, selain membuat kebijakan ekonomi, salah satu hal mendasar yang harus segera dibenahi pemerintah adalah pendidikan masyarakat pesisir.

Pendidikan memiliki peranan yang sentral karena setiap negara bersaing dalam menyiapkan tenaga kerja yang berkualitas, memiliki kemampuan yang terampil dan terdidik. Perbaikan sarana dan prasaranapendidikan di lingkungan masyarakat nelayan akan memacu peningkatan kualitas SDM nelayan. Pendidikan yang diberikan berupa pendidikan umum maupun peningkatan kemampuan nelayan dalam menangkap hasil laut.

Kehidupan masyarakat nelayan yang miskin dan dekat dengan laut menyebabkan tingginya kerentanan kesehatan masyarakat nelayan. Jaminan kesehatan dari pemerintah akan sangat membantu perekonomian keluarga nelayan. Alokasi pengeluaran yang seharusnya digunakan untuk biaya kesehatan dapat dimanfaatkan oleh nelayan untuk kebutuhan hidup yang lain.

Pemerintah pusat juga seharusnya mendesak pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan pembangunan wilayah pesisir daerah. Pemerintah daerah seharusnya membuka kesempatan kepada masyarakat nelayan untuk dapat meningkatkan perekonomiannya. Bantuan ini dapat berupa regulasi laut yang pro nelayan kecil, pelatihan dan subsidi kebutuhan produksi ikan, serta penyediaan fasilitas pendingin ikan yang dapat digunakan oleh komunitas nelayan.

Pemerintah daerah perlu membentuk badan usaha milik daerah ataupun koperasi untuk mengatur sistem pengangkutan hasil laut yang langsung menuju pasar utama sehingga dapat mengurangi biaya distribusi dan memperlama daya tahan hasil laut. Pemerintah daerah juga harus lebih mendengar keluhan dan masukan dari komunitas-komunitas nelayan sehingga hak dan kebutuhan masyarakat nelayan dapat lebih diakomodir. 

Hasil laut Indonesia telah menjadi komoditas ekspor yang diminati oleh pasar internasional. Pembenahan dan peningkatan daya saing nelayan harus menjadi prioritas pemerintah sehingga kekayaan sumber daya laut Indonesia dapat memberikan manfaat dan nilai lebih bagi masyarakat dan pemerintah Indonesia.Jalesveva jayamahe!***

Penulis adalah Direktur Eksekutif Centre for People Studies and Advocation (CePSA) dan saat ini sedang menyelesaikan program Magister dari Studi Pembangunan ITB.

Sumber : https://news.kkp.go.id/index.php/meningkatkan-kesejahteraan-masyarakat-pesisir/


Posting Komentar untuk "Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir"

KONSULTASI FENGSHUI RUMAH DAN TEMPAT USAHA

JasaFengShuiRumah.com

Meningkatkan Keberuntungan Hidup dengan Feng Shui: Langkah Cerdas untuk Masa Depan yang Lebih Baik


Apakah Anda pernah merasa bahwa ada sesuatu yang menghalangi kesuksesan Anda, meskipun sudah bekerja keras?

Meskipun anda telah melakukan semua cara yang orang lain lakukan dan sukses, namun tidak berhasil dalam kehidupan anda?


Mungkin ada energi negatif yang tersembunyi di lingkungan Anda yang perlu diubah.


Feng Shui adalah seni kuno yang bisa membantu Anda membuka pintu rezeki, meningkatkan keharmonisan keluarga, dan membawa kebahagiaan dalam hidup Anda.


Mengapa Feng Shui?

Feng Shui telah digunakan selama ribuan tahun untuk menciptakan keseimbangan dan harmoni dalam lingkungan hidup.

Prinsip-prinsip Feng Shui dapat membantu mengalirkan energi positif (Chi) di rumah atau tempat usaha Anda, sehingga memberikan manfaat seperti:

  • Kesuksesan Karier: Menciptakan ruang kerja yang memotivasi dan mendukung ambisi Anda.
  • Keharmonisan Keluarga: Mengurangi konflik dan meningkatkan kebahagiaan dalam rumah tangga.
  • Kesehatan yang Lebih Baik: Menata ruang agar tubuh dan pikiran Anda merasa lebih seimbang dan sehat.
  • Keberuntungan Finansial: Meningkatkan potensi rezeki dengan menyesuaikan tata letak dan elemen rumah Anda.


Apa yang Akan Anda Dapatkan?

Dengan menggunakan jasa Feng Shui kami, Anda akan mendapatkan:

  • Konsultasi Mendalam: Pakar Feng Shui kami akan mengunjungi lokasi Anda untuk menganalisis aliran energi dan memberikan solusi yang tepat.
  • Rencana Penataan Spesifik: Anda akan mendapatkan panduan penataan ruang yang spesifik, disesuaikan dengan kebutuhan pribadi Anda.
  • Dukungan Berkelanjutan: Kami akan membantu Anda dalam setiap langkah, memastikan bahwa Anda merasa nyaman dengan perubahan yang diterapkan.


Cerita Sukses Pelanggan Kami

Banyak dari klien kami yang telah merasakan perubahan positif setelah menggunakan jasa Feng Shui.

Contoh kasus: seorang pengusaha di Surabaya yang mengalami peningkatan pendapatan hingga 50% setelah mengikuti saran dari pakar Feng Shui kami.


Siap Meningkatkan Keberuntungan Anda?

Jangan biarkan energi negatif menghalangi kesuksesan Anda. Dengan penataan yang tepat, Anda bisa meraih apa yang selama ini Anda impikan. Hubungi kami sekarang dan buktikan sendiri manfaat dari Feng Shui!




BAGAIMANA MENARIK HOKI DAN REJEKI DARI RUMAH TINGGAL ANDA SAAT INI JUGA

Siapa sangka, hanya dengan memindahkan cermin di ruang tamu, energi negatif di rumah Lisa langsung berubah, dan dalam waktu satu bulan, hidupnya berubah total.

Lisa adalah seorang wanita pekerja keras yang tinggal di Surabaya, bersama suami dan dua anaknya. Selama bertahun-tahun, hidup Lisa terasa berjalan di tempat. Meski bekerja tanpa henti, keluarganya sering mengalami ketegangan, dan masalah keuangan terus muncul tanpa alasan yang jelas. Mereka berusaha mengubah banyak hal, mulai dari cara mengelola keuangan hingga mencoba berbagai solusi praktis. Namun, tidak ada yang benar-benar berhasil.

Suatu hari, dalam sebuah acara keluarga, Lisa mendengar tentang Feng Shui dari seorang sepupunya. Sepupu Lisa bercerita bahwa setelah ia mengubah tata letak di rumahnya dengan bantuan seorang ahli Feng Shui, hidupnya menjadi lebih lancar. Mendengar cerita itu, Lisa menjadi penasaran. Meskipun awalnya skeptis, ia memutuskan untuk mencoba.

Lisa pun mengundang seorang ahli Feng Shui profesional dari Surabaya untuk berkonsultasi. Sang ahli mengunjungi rumahnya, memperhatikan setiap sudut, dan kemudian berkata, “Energi di rumah ini terhambat. Salah satu penyebab utamanya adalah cermin yang dipasang di ruang tamu.”

Cermin itu tampaknya sepele—diletakkan di sebelah sofa, berhadapan langsung dengan pintu masuk. Lisa tak pernah menyangka bahwa benda yang sehari-hari ia lewatkan bisa menjadi sumber masalah. Menurut ahli Feng Shui, posisi cermin tersebut memantulkan energi positif yang masuk ke rumah dan membuangnya kembali, sehingga rumah tidak pernah benar-benar dipenuhi oleh energi baik.

"Bagaimana jika kita memindahkan cermin ini ke dinding lain?" kata sang ahli. Ia juga memberi beberapa saran lain, seperti mengubah arah meja makan dan menambahkan elemen kayu di sudut tertentu untuk meningkatkan aliran energi rezeki.

Dengan mengikuti saran tersebut, Lisa mulai mengubah tata letak rumahnya. Hanya dengan sedikit usaha, cermin itu dipindahkan ke tempat yang lebih baik. Pada awalnya, tidak ada perubahan yang mencolok. Namun, dalam beberapa minggu, Lisa mulai merasakan perbedaannya.

Ketegangan yang sebelumnya sering terjadi di rumah mulai mereda. Anak-anak yang sebelumnya sering bertengkar, tiba-tiba menjadi lebih tenang dan akur. Lisa sendiri merasa lebih nyaman dan rileks saat berada di rumah. Yang paling mengejutkan, dalam waktu satu bulan, bisnis yang dikelola suaminya yang sebelumnya mengalami penurunan mulai menunjukkan kemajuan. Tiba-tiba ada banyak pesanan yang datang, bahkan beberapa tawaran kerja sama bisnis baru.

Lisa tak percaya bahwa semua ini bisa terjadi hanya karena memindahkan sebuah cermin. Ia menyadari bahwa Feng Shui bukan hanya tentang tata letak rumah, tetapi tentang keseimbangan energi yang dapat memengaruhi setiap aspek kehidupan—mulai dari hubungan keluarga hingga rezeki.

Sejak itu, Lisa semakin percaya pada kekuatan Feng Shui. Ia mulai memperhatikan bagaimana setiap elemen di rumahnya dapat mempengaruhi keseimbangan energi di dalamnya. Tidak hanya itu, ia juga merekomendasikan konsultasi Feng Shui kepada teman-teman dan kerabatnya. Banyak dari mereka yang juga merasakan perubahan positif setelah menata ulang ruang mereka.

Bagi Lisa, memindahkan cermin di ruang tamu menjadi awal dari perubahan besar dalam hidupnya. Hal sederhana yang sebelumnya ia abaikan ternyata memiliki dampak luar biasa. Dalam waktu satu bulan, tidak hanya energi di rumah yang berubah, tetapi juga kehidupan keluarganya yang penuh dengan kebahagiaan dan kesejahteraan.

Bagaimana Menarik HOKI dan REJEKI dari RUMAH TINGGAL (klik gambar)
.